Ragam Tempat Belanja di Jepang

Written by Dhani

July 2015

(Courtesy: www.imgneed.com)

Jepang menawarkan berbagai macam atraksi bagi setiap wisatawan yang berkunjung. Dimulai dari keindahan alam, kesenian tradisional, hingga teknologi modernnya. Wisata belanja juga menjadi salah satu daya tarik dari Negeri Sakura. Memang jika berkunjung ke suatu negara tidak afdol jika tidak menyempatkan diri membeli cendera mata khas untuk dibawa ke tanah air ataupun sekadar membeli jajanan favorit di negara tersebut.

Banyak wisatawan yang kesulitan mengatur budget ketika berbelanja di Jepang karena harga barang-barang di sana yang dikenal cukup mahal. Tapi tahukah Anda bahwa di Jepang terdapat berbagai macam tempat belanja yang bisa mengakomodasi budget wisatawan?

 

  • Department stores (デパート)

(Courtesy: www.japan-guide.com)

Department store di Jepang biasanya menjual barang-barang berkelas sehingga harganya cenderung tinggi dibandingkan dengan tempat lainnya. Tapi bukan berarti pengunjung yang memiliki budget terbatas tidak bisa mengunjungi department store di Jepang karena biasanya di lantai teratas banyak terdapat restoran yang menjual makanan khas Jepang maupun internasional dengan harga yang cukup terjangkau. Konsep department store di Jepang biasanya berupa gedung besar bertingkat. Di lantai dasar biasanya dijual produk-produk makanan. Department store terkenal di Jepang di antaranya adalah Shinjuku Isetan dan Ginza Mitsukoshi.

 

  • Pusat perbelanjaan barang elektronik

Jepang cukup terkenal dengan peralatan elektroniknya. Produk-produk asal Jepang seperti Toshiba dan Sony digunakan di seluruh penjuru dunia. Jika wisatawan tertarik untuk membeli barang elektronik di Jepang, terdapat electronic stores yang khusus menjualnya. Disini kita dapat menemukan kamera, komputer, smartphone, dan lain-lain.

 

  • Toko 100 yen (100円ショップ)

(Courtesy: www.dannychoo.com)

Toko ini merupakan tempat favorit berbelanja bagi warga Jepang maupun wisatawan yang berhemat. Semua barang di toko ini dijual dengan harga 100 yen (belum termasuk pajak sebesar 8 yen). Memang terkadang ada barang yang dijual dengan harga kelipatan 100 yen, akan tetapi barang tersebut tetap terhitung murah dibandingkan jika membeli di tempat lain di Jepang.

Toko 100 yen menjual berbagai jenis barang, seperti peralatan makan, peralatan dapur, alat pertukangan, alat tulis, makanan ringan, hingga barang-barang kesenian khas Jepang. Bagi wisatawan yang memiliki budget terbatas toko ini dapat dijadikan sebagai alternatif belanja. Toko 100 yen yang terkenal di Jepang di antaranya adalah Daiso, Can Do, Tokutokuya, dan Watts.

 

  • Convenience stores

Terdapat lebih dari 40.000 convenience store atau dalam bahasa Jepangnya disebut sebagai konbini di seluruh negeri. Convenience store menjual berbagai macam kebutuhan sehari-hari seperti makanan dan peralatan mandi. Selain itu convenience store juga menyediakan layanan ATM, pemesanan tiket, mencetak foto dari kamera digital maupun pembayaran tagihan seperti listrik dan lain sebagainya. Wisatawan yang ingin menekan budget bepergiannya dapat menjadikan convenience store sebagai tempat makan maupun untuk sekadar beristirahat sejenak.

 

  • Shopping malls

Shopping mall di Jepang biasanya diisini oleh toko-toko pakaian, restoran, bioskop, maupun pusat-pusat permainan. Mal di Jepang ada di seluruh penjuru negara baik di kota-kota besar maupun di kota-kota kecil.

 

  • Shopping arcades

Shopping arcades biasanya berbentuk jalan panjang di mana banyak toko-toko baik besar maupun kecil berjajar di sepanjang jalan itu. Berbagai macam barang dapat ditemukan di tempat ini dan dengan harga yang juga bervariasi. Atmosfer dari pusat perbelanjaan ini cenderung nostalgik sehingga banyak wisatawan yang tertarik untuk mengunjunginya. Beberapa shopping arcade yang terkenal di Jepang di antara Ichibancho Arcade, Shinsaibashi Suji, dan shopping arcade di Takamatsu.

 

  • Underground malls

Mal bawah tanah biasanya dapat ditemukan di dekat stasiun subway/kereta bawah tanah. Mal ini biasanya justru lebih besar daripada mal yang berada di atas tanah. Berbagai jenis barang dijual di mal ini dengan harga yang bervariasi pula. Wisatawan yang memang senang berbelanja sebaiknya menyiapkan fisik mereka di mal ini karena banyak sekali toko yang menjual produk-produk menarik di mal bawah tanah ini. Mal bawah tanah terbesar terletak di Tokyo dan Osaka.

 

  • Pusat perbelanjaan di sekitar kuil-kuil

Ingin membeli barang-barang tradisional khas Jepang? Di jalan-jalan di sekitar kuil di Jepang banyak berjejer toko yang menjual kerajinan tangan khas Jepang. Tidak hanya kerajinan tangan yang unik, kita juga bisa menemukan panganan tradisional Jepang yang mungkin akan jarang kita temukan di tempat lain. Beberapa pusat perbelanjaan sekitar kuil yang terkenal di antara yang terletak di dekat Kuil Sensoji dan Kuil Kiyomizudera.

 

  • Pasar tradisional

(Courtesy: www.senkyu.com)

Pasar tradisional di Jepang biasanya menjual produk makanan seperti sayuran, daging, maupun makanan laut. Biasanya pasar tradisional dibuka di pagi hari dan sudah tutup pada siang hari. Selain itu, pasar tradisional juga tidak dibuka setiap hari seperti halnya pasar modern. Akan tetapi untuk menikmati suasana Jepang yang otentik, pasar tradisional merupakan tempat yang wajib dikunjungi kalau kita berkunjung ke negara ini. Pasar tradisional terkenal di Jepang di antaranya Kushiro Washo Market (di Kushiro), Sapporo Nijo Market (di Sapporo), dan Nishiki Market (di Kyoto).

 

  •  Flea markets (フリーマーケット)

 

Ketika berkunjung ke Jepang tentunya kita ingin membawa barang khas Jepang pulang sebagai cendera mata. Akan tetapi seringkali barang-barang tersebut terlalu mahal sehingga kita tidak mampu membelinya. Flea market di Jepang mampu mengakomodasi keinginan ini. Di sini wisatawan dapat menemukan kimono atau yukata dengan harga 1000 yen. Peralatan minum teh pun juga dapat dibeli di flea market dengan harga terjangkau. Tidak hanya barang-barang tradisional, flea market juga menjual baju-baju maupun CD/DVD lama dengan berbekal ratusan yen saja. Beberapa flea market yang berada di Tokyo di antaranya Oi Racetrack Flea Market, Mottainai Flea Market, Shinjuku Mitsui Building Flea Market, dan masih banyak lagi.

 

 

Perlu diingat bahwa flea market tidak dibuka setiap hari. Oleh karena itu sebelum berbelanja calon pengunjung harus mengecek jadwal buka flea market tersebut.

 

 

  • Outlet malls

(Courtesy: www.japantoday.com)

Outlet mall merupakan pusat perbelanjaan yang cukup populer di Jepang. Pengunjung dapat mencari barang-barang merk lokal Jepang maupun internasional. Meski barang-barang di outlet mall tidak terlalu murah, harganya tetap lebih rendah daripada jika kita membeli di toko retail biasa. Selain itu, pada periode-periode tertentu outlet mall juga memberikan diskon kepada pengunjungnya. Banyak juga toko duty free (bebas cukai) di outlet mall.

Konsep outlet mall biasanya berupa ruang terbuka di mana toko-toko berjajar satu sama lain di sekelilingnya. Selain itu seringkali terdapat live performance untuk menghibur pengunjung yang datang. Beberapa outlet mall yang terkenal di Jepang di antaranya Gotemba Premium Outlets, Karuizawa Prince Shopping Plaza, Mitsui Outlet Park Kisarazu, dan Rera Chitose Outlet Mall.

 

Ingin merasakan budaya Jepang melalui tur berbelanjanya? Kontak Inspired Steps dan kami akan membuat pengalaman berbelanja Anda di Jepang tak terlupakan!